
DELI SERDANG – Tujuhsatu.com. – Firman Giawa (sebagai RT 01) di Dusun IV Desa Helvetia mengantarkan surat dari Pemerintah desa atas Pengaduan lisan Masyarakat adanya peternak Babi di tengah pemukiman warga 28/10-2025.17:16 wib.
Nomor:140/1895 I/X2025.
Tembusan :
1. Yth Bapak Camat Labuhan Deli
2. Yth Bapak Babinsa Desa’ Helvetia
3. Yth Bapak Bhabinkantibmas Desa Helvetia
4. Saudara Ketua BPD Helvetia
5. Pertinggal
Seorang warga Bernisial H.Laia (pengurus Panti Asuhan Hasami Kasih Indonesia, peternak babi di pemukiman warga sangat Bau dan sangat terganggu suara babi pada malam hari Bising dan apa lagi peternak Babi tersebut sudah di tengah Pemukiman Masyarakat apapun ceritanya di buat SepSiteng Tetap meluap karena Tanah agak Rendah, contoh hujan sebentar aja Sudah Banjir pasti kotoran Ternak meluap keparit Kalau Gotong Royong Bakal mengenai tangan masyarakat. Dan juga saat ini sudah mulai Banyak Masyarakat yang Membangun Pemukiman Masyarakat saat ini sudah mulai Ramai, dan juga fasilitas umum sudah Banyak untuk Sosial Seperti Gereja dan panti asuhan Mushola dan Tanah wakaf dan Vihara ini semua untuk Umum Bukan Untuk Pribadi. RT 01 Firman Giawa menghimbau Masyarakat agar Mulai dari sekarang agar bisa menjaga kebersihan dan juga lingkungan agar nyaman dan tentram
Surat dari Pemerintah desa telah di terima Oleh warga yang peternak Babi di Dusun IV Desa Helvetia Pemilik peternak Bernisial (P/S) dan (M/N)(IB/S)(Gult)(Gurn)surat tersebut telah di terima dari RT 01 Dusun IV.
Dan ada juga seorang warga yang tidak terima atas surat pemerintah desa yang telah dia terima dari Firman Giawa (sebagai RT 01) Sempat Cekcok dan Warga Bernisial (P/S) (Peternak) meminta SK RT 01 Firman Giawa untuk menunjukan padanya, Sehingga Firman Giawa (sebagai RT 01) Menunjukan pada warga Tersebut. Padahal sipeternak Babi tersebut Bernisial (P/S)Bukan Berdomisili Di dusun IV Hanya mandat. RT 01 Firman Giawa memberikan penjelasan kepada warga yang tidak terima karena petenak babinya agar segera di pindahin dari lokasi Dusun IV Jalan Serbaguna Ujung Sesuai Dengan surat pemerintah desa yang telah Di terima.
Setelah itu ada warga yang tidak terima karena usaha peternak Babinya di pindahin sesuai dengan Surat pemerintah desa. Warga (G,nama samaran) Datang kurang lebih sekitar pukul 19:48 wib,(malam) Diphotonya Rumah RT firman Giawa dengan gerak-gerik mencurigakan, firman Giawa (sebagai RT 01) karena ada Suara motor berhenti tiba-tiba, firman Giawa bergegas keluar rumah melihat jalan di depan rumah, dan di saksikan dengan tetangganya Pak RT, sehingga ada seseorang (warga) foto rumah RT, dan seseorang tersebut Karena RT keluar takut ketahuan karena telah dicurigai difoto rumah RT. Pada hal identitas nya sudah tau RT, Dan RT menunggu Apa tujuan dan Maksud seseorang warga tersebut, saat RT 01 Mekonfirmasikan kepada awak Media.
Setelah itu pagi sekitar kurang lebih pukul datang lagi di depan rumah bernisial (T) tetangga (LS), berpura-pura nelpon dan gerak-gerik mencurigakan. Berinisial (ls) bergegas keluar dan mempertanyakan sama bernisial (G.nama samaran) Ada apa Lae, ” jawab Bernisial (G,nama samaran) nelpon kawan pak Elsa nanyak ubi, Dan kembali lagi si LS mempertanyakan sama si G (nama samaran) kenapa foto rumah RT firman Giawa semalam, jawanya G (nama samaran) tidak ada saya foto rumah RT, tapi saya nelpon kawan nanyak ubi, malas aku kerumahnya karena tidak ada jaringan maka ku goyangkan hpku ke atas biar dapat jaringan katanya.
Si lS mempertanyakan kepada si pak elsa (pemilik ubi) tidak ada nelpon dari semalam Dan juga pagi ini belum ada kuterima telfon dari si (G,nama samaran)
Jadi dengan mencurigakan gerak-gerik itu dan kita menunggu apa tujuan dan maksudnya si (G.nama samaran) imbuhnya
(Muhajir)



