
MEDAN, Tujuhsatu.com : 10 Mei 2026 Keputusan tegas Whisnu Hermawan Februanto memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) Kompol DK yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkotika mendapat apresiasi besar dari masyarakat Sumatera Utara.
Dukungan terhadap langkah bersih-bersih di tubuh kepolisian itu bahkan membanjiri markas Polda Sumatera Utara melalui puluhan papan bunga dari berbagai elemen masyarakat.
Deretan papan bunga yang memenuhi halaman Mapolda Sumut datang dari organisasi masyarakat, tokoh pemuda, aktivis, hingga insan pers sebagai bentuk penghormatan atas keberanian Kapolda Sumut dan jajaran Propam dalam menindak anggota yang dinilai telah mencoreng nama institusi Polri.
Langkah tegas tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada lagi toleransi terhadap anggota kepolisian yang terlibat narkoba maupun pelanggaran etik berat. Publik menilai, kebijakan PTDH terhadap Kompol DK menjadi bukti nyata reformasi internal Polri benar-benar dijalankan secara serius di Sumatera Utara.

Ketua DPW Asosiasi Pewarta Pers Indonesia, Hardep, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sumut dan Bidang Propam yang dinilai berani mengambil keputusan besar demi menjaga marwah institusi.
“Ini bukan sekadar sanksi disiplin biasa. Ini pesan keras kepada seluruh anggota Polri bahwa siapa pun yang terlibat narkoba akan ditindak tanpa kompromi. Keputusan ini menjadi momentum kebangkitan citra Polri di Sumatera Utara,” tegas Hardep.
Ia menilai banjirnya papan bunga di Mapolda Sumut merupakan suara masyarakat yang mendukung penuh langkah bersih-bersih di tubuh kepolisian.
“Rakyat ingin melihat polisi yang bersih, tegas, dan berpihak kepada hukum. Apa yang dilakukan Kapolda Sumut hari ini menjawab harapan masyarakat. Ketegasan ini patut diapresiasi dan didukung bersama,” ujarnya.

Menurut Hardep, penindakan terhadap Kompol DK justru menunjukkan kekuatan institusi dalam melakukan evaluasi dan pembenahan internal secara terbuka. Ia menegaskan, keberanian menindak anggota sendiri merupakan bentuk komitmen nyata menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.

A-PPI Sumut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung langkah reformasi dan penegakan disiplin yang dilakukan Polda Sumut demi mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, bersih, dan semakin dicintai rakyat. (Tim)



