DaerahHukum & KriminalNasionalPeristiwa

Operasi Pekat Toba 2025: 30 pelaku pungutan liar dan 2 penjual minuman keras berhasil diamankan

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Langkat, Tujuhsatu.com ; Ada momen di mana rasa aman tak bisa ditawar. Ketika keresahan tumbuh di tengah masyarakat, aparat Kepolisian harus lebih dari sekadar penegak hukum, mereka dituntut hadir sebagai pelindung dan pembina. Itulah yang dilakukan Polres Langkat dalam Operasi Pekat TOBA 2025.

Baca Juga :  MUI Kota Medan Dukung Kapolrestabes Tindak Kawasan Jermal 15

Selama satu pekan, dari tanggal 2 hingga 8 Mei 2025, sebanyak 30 pelaku pungutan liar dan 2 penjual minuman keras berhasil diamankan. Namun, tak semua langsung berujung di balik jeruji. Sebagian pelaku mendapat pembinaan. Karena dalam hukum, selalu ada ruang untuk pembenahan.

Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menekankan bahwa pendekatan humanis adalah bagian penting dalam setiap tindakan penegakan hukum. Upaya menciptakan Langkat yang aman bukan semata dengan sanksi, tetapi juga dengan membuka jalan perubahan.

Baca Juga :  Tiga Pasukan "Kepung" Polda Lampung, Saling Gempur Rebut Juara Grup Zona III Turnamen Voli Kapolri Cup

Ketika ruang publik dirusak oleh aksi premanisme dan peredaran miras, negara tak boleh abai. Operasi ini jadi pesan tegas: tidak ada kompromi untuk keamanan, namun selalu ada kesempatan kedua bagi yang bersedia berubah.

Baca Juga :  Restrukturisasi Organisasi, Zulkarnain Sinaga Resmi Menjabat Ketua DPC PP 59 Simalungun

Langkah ini bukan akhir, melainkan pengingat bahwa menciptakan lingkungan yang aman bukan hanya tugas Polisi. Itu adalah tanggung jawab kita semua. Karena keamanan yang sejati, lahir dari kepercayaan dan kebersamaan. (Ahmad)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!