DaerahKhazanahNasionalPeristiwa

TGD: Halal bi Halal Itu Bid’ah Hssanah

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Deli Tua, Tujuhsatu.com : alal bi halal yang kerap dilakukan di berbagai lapisan masyarakat dinilai bid’ah (mengada-ada).

“Artinya halal bi halal itu, bid’ah. Karena tidak pernah contohkan Nabi Muhammad SAW. Jadi bid’ah hal itu,” tegas Tuan Guru Deli (TGD), Prabu Kresna Erde

Hal tersebut disampaikan TGD dalam acara halal bi halal di surau MIFA Jalan Roso Gang Roso Indah, Deli Tua, Sabtu malam (4/4).

Baca Juga :  Ketua KJMB Ivan Jhon Hutabarat Mengutuk Keras Pembakaran Rumah Wartawan di Karo, APH Diharap Usut Tuntas!!

Hanya saja, sejauh ini, ungkap TGD, umat wajib mengetahui tentang definisi dan jumlah bid’ah.

“Tidak semua bid’ah itu sesat. Ada lima bid’ah, empat yang hasanah dan hanya satu yang dholala (sesat),” terang TGD.

Baca Juga :  Pesan KH Akhmad Khambali di Momen Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Kolaborasi Antara Ulama, Umaro, Polri Dan Umat

Lebih lanjut TGD menambahkan, halal bi halal ini masuk dalam kategori bid’ah mandubah.

“Tak pernah dicontohkan Nabi Muhammad SAW tapi terdapat di dalamnya sunnah, seperti bersilaturrahim. Itu yang dinamakan masuk dalam kategori bid’ah hasanah,” terang TGD.

Sebelumnya, acara dimulai dengan istighfar, pujian kepada Tuhan serta sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Geliat Napak Wates #5: Dari Adrenalin Biker Ladies hingga Berkah Ekonomi Warga Purwakarta

TGD juga menjelaskan, segala perkataan dan perbuatan yang dilakukan setiap hamba wajib diketahui.

“Jangan asal ikut melakukan sesuatu tanpa pengetahuan (ilmu). Itu taqliq buta namanya,” papar TGD.

Acara bi halal itu juga diisi dengan saling bersimaafan dan makan bersama. (Ahmad)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!