DaerahNasionalPeristiwa

FKM UIN Sumut Gandeng BPJS Kesehatan Pusat, Perkuat Sinergi dan Inovasi untuk Keberlanjutan Program JKN

Klik Untuk Mendengarkan Berita

MEDAN, Tujuhsatu.com – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Pusat menggelar Stadium General* dan Dialog Kebijakan Kesehatan di Aula Biro Kampus IV UIN Sumatera Utara, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Sinergi Perguruan Tinggi, BPJS Kesehatan, Pemerintah Daerah, dan Organisasi Profesi dalam Mendorong Inovasi, Riset, dan Keberlanjutan JKN”** tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus membahas tantangan dan arah pengembangan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor IV UIN Sumatera Utara, **Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertanggung jawab mencetak sumber daya manusia yang unggul dan kompeten, tetapi juga harus mampu menghasilkan gagasan akademis serta penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Oleh karena itu, sinergi antara perguruan tinggi, BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan organisasi profesi dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong terwujudnya sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara, Dr. Hj. Nursapia Harahap, M.A., menegaskan bahwa kegiatan *Stadium General* memiliki peran penting dalam memperluas wawasan mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas akademika mengenai perkembangan kebijakan kesehatan nasional.

Baca Juga :  Semarak Idul Adha, IKAL SMA Negeri 6 Sembelih 3 Lembu dan 5 Kambing

Ia juga menegaskan komitmen FKM UIN Sumatera Utara untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai institusi, khususnya dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan penelitian yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan sektor kesehatan.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Asosiasi Klinik Medis Indonesia (AKMI) Sumatera Utara yang diketuai Destanul Aulia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan III FKM UIN Sumatera Utara, Dr. Irwansyah, S.H.I., M.H., Ketua Program Studi FKM, **Rapotan Hasibuan, S.K.M., M.Kes., serta jajaran staf dan civitas akademika Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara.

### Hadirkan Jajaran Pimpinan BPJS Kesehatan Pusat

Forum akademik dan dialog kebijakan ini menghadirkan sejumlah pimpinan BPJS Kesehatan yang memberikan pemaparan mengenai arah kebijakan, pengembangan, inovasi, hingga keberlanjutan Program JKN.

Adapun narasumber dan jajaran BPJS Kesehatan yang hadir, yakni:

1. Dr. dr. Sutopo Patria Jati, M.M., M.Kes., Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan.
2. Octovianus Ramba, S.Si., Apt., AAAK, Kepala Corporate University BPJS Kesehatan.
3. Mustafa, S.Kom., AAAK, CSEP, Deputi Wilayah I BPJS Kesehatan.
4. dr. Yasmine Ramadhana Harahap, M.M., AAAK, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Langkat Tangkap Pria 22 Tahun dengan Barang Bukti 2,51 gram Sabu

Kehadiran jajaran pimpinan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai kebijakan dan strategi BPJS Kesehatan dalam mengembangkan serta mengimplementasikan Program JKN.

Dalam dialog kebijakan, sejumlah isu strategis menjadi perhatian, mulai dari penguatan tata kelola JKN, inovasi pelayanan kesehatan, pemanfaatan hasil penelitian, hingga tantangan pembiayaan dan keberlanjutan program.

Selain itu, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan perguruan tinggi diharapkan mampu membuka peluang pengembangan riset bersama, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Libatkan Pemerintah Daerah dan Organisasi Profesi

Kegiatan ini juga dihadiri Dr. Nico, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Faisal Hasrymi.

Kehadiran perwakilan pemerintah daerah semakin memperkuat pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan Program JKN.

Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.

Di sisi lain, perguruan tinggi dan organisasi profesi diharapkan terus mengambil peran dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, mendorong lahirnya inovasi, serta menghasilkan penelitian yang dapat menjadi dasar pertimbangan dalam perumusan kebijakan kesehatan.

Perkuat Riset dan Inovasi demi Keberlanjutan JKN

Melalui kegiatan *Stadium General dan Dialog Kebijakan Kesehatan ini, FKM UIN Sumatera Utara berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara dunia akademik, BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan organisasi profesi.

Baca Juga :  Mantan Napiter Dukung Penuh Polri Berantas Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Sebagai program strategis nasional, JKN membutuhkan dukungan dan komitmen berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan. Penguatan riset, inovasi pelayanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola yang efektif menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program tersebut.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang pertukaran ilmu dan pengalaman, tetapi juga menjadi wadah untuk mempertemukan pemikiran akademis dengan kebutuhan serta implementasi kebijakan kesehatan di lapangan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, memperluas kemitraan strategis, serta mencetak sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pembangunan kesehatan di masa mendatang.

Sinergi lintas sektor, penguatan riset, dan inovasi menjadi langkah penting dalam mewujudkan keberlanjutan Program JKN serta pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Catatan redaksi: Saya mempertahankan nama, jabatan, tema, dan substansi sesuai bahan yang diberikan. Sebelum diterbitkan, sebaiknya pastikan kembali penulisan tanggal kegiatan, nama pejabat, serta jabatan masing-masing narasumber.

Saya juga bisa membantu membuat versi yang lebih tajam dengan gaya pemberitaan media online seperti TujuhSatu.com, lengkap dengan judul yang lebih kuat dan menarik pembaca.
(Ahmad)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!