
BEKASI,Tujuhsatu.com – Tiga orang penumpang yang terhimpit di dalam gerbong KRL akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, berhasil dievakuasi pada Selasa (28/04) pagi, kata Basarnas. Belum diketahui apakah masih ada korban lain di dalam gerbong tersebut.
”Barusan yang terevakuasi tiga [penumpang],” kata Kabasarnas Mayjen M Syafii kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/04).
Tim Basarnas kemudian menyerahkan tiga korban tersebut kepada tim medis.
Sampai sekitar pukul 08.15 WIB, belum ada keterangan resmi apakah masih ada korban yang masih terhimpit di dalam gerbong KRL.
Sementara, korban meninggal dunia akibat tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04) malam, bertambah menjadi 14 orang.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.
Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Adapun 84 korban luka-luka tengah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.(Tim)



