DaerahNasionalPendidikan

Para siswa kecewa uang perpisahan di SMKN 8 Bandar Lampung tidak dikembalikan

Klik Untuk Mendengarkan Berita

 

Bandar Lampung,Tujuhsatu.com-

Polemik mencuat di SMKN 8, Jalan Imam Bonjol No.52, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, usai rencana acara perpisahan siswa kelas XII yang semula dirancang dengan biaya Rp 100 ribu per siswa akhirnya dibatalkan. Meski acara urung digelar, pihak sekolah disebut tetap memotong uang yang telah dikumpulkan dari para siswa, hingga menimbulkan keresahan di kalangan siswa dan orang tua.

Salah satu murid inisial A mengatakan, kami ingin mengadakan acara perpisahan di gedung krakatau dan per siswa di minta 100 ribu, akan tetapi kami tidak diperbolehkan mengadakan acara perpisahan di gedung tersebut dikarenakan adanya aturan dari Gubernur. Lalu kami di kumpulkan di lapangan untuk diberitahukan bahwa uang perpisahan akan dikembalikan tanpa ada potongan.”ujarnya.

Baca Juga :  Gelitik JARI : Seperti Apa Pemimpin Era Baru Itu?

“Akan tetapi faktanya pihak sekolah mengatakan kepada saya, bahwa uang perpisahan dimasukan saja ke pembayaran SPP karena memang masih memiliki tunggakan, lalu bila kamu ingin uang perpisahannya dikembalikan SKL kamu akan ditahan dan menunggu orang tua kamu yang mengambilnya dan menebus serta melunasi tagihan SPP kamu.”terangnya.

Baca Juga :  AKBP Lulik Febyantara Wakili Polda Sulsel di Konferensi Pers Pengungkapan Narkoba 4,171 Ton

Kami siswa sebenarnya sangat kecewa, karena uang perpisahan itu ingin kami gunakan untuk acara sekelas saja, seperti makan bersama dikelas, foto studio untuk kenangan kami, menurut saya kasian dengan teman-teman yang ingin mengadakan perpisahan.

“Uang yang seharusnya dikembalikan untuk keperluan siswa malah ditahan dengan alasan untuk pembayaran SPP atau syarat pengambilan SKL, saya rasa hal ini tidak pantas. Apalagi saat ini masih banyak SKL yang ditahan dikarenakan masalah tunggakan, siswa yang ingin melamar kerja atau tes kuliah harus meminjam uang untuk mengambil SKL tersebut.”imbuhnya.

Baca Juga :  Jenguk Anak Dari Rekan Juang Sakit, FJP Solid Berikan Bantuan 

Ditempat terpisah dalam wawancaranya, Waka bidang kesiswaan, Resti mengatakan bahwa benar mereka memang dikumpulkan dilapangan dan diberitahukan perihal pengembalian uang perpisahan tanpa ada pemotongan, karena pihak koordinator yang meminta mereka dikumpulkan dilapangan.
Uang itu tidak dipotong untuk SPP, akan tetapi untuk sumbangan dan didistribusikan ke hal lain. “Tutupnya.(***)(Beny).

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!