DaerahHukum & KriminalPeristiwa

telah terjadi perkelahian antar kelompok pemuda yang berasal dari dua Dusun yang berbeda, Dusun Ani dan Dusun Pawae.

Klik Untuk Mendengarkan Berita

TUJUHSATU. COM – jumat dini hari,sekitar 00:00 wit, 20.03.2026. telah terjadi perkelahian antar kelompok pemuda yang berasal dari dua Dusun yang berbeda, Dusun Ani dan Dusun Pawae.

 

Perkelahian dua kelompok pemuda tersebut terjadi di perbatasan antara Dusun Ani dan Dusun Pawae Desa loki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku.

 

Akibat saling serang menyebabkan enam orang jatuh korban, tiga di antaranya dari Dusun pawai dan tiga dari Dusun Ani, satu dari pawai di kabarkan tidak mampu di layani di Puskesmas tanah goyang hingga di rujuk ke RSUD Piru untuk dilakukan penanganan lanjut akibat mengalami luka serius.

Baca Juga :  Perdana berdiri, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Berikan Penghargaan Kepada PT. Media Anna Nusantara

 

Sedangkan dua orang lainnya mendapat penanganan awal di puskesmas tanah goyang

 

Sedangkan dari Dusun Ani tiga korban yang mengalami luka, satu di antaranya mengalami luka potong di bagian betis, satunya dapat lemparan batu di kepala dan satunya lagi di pukul saat membawa pulang temannya dari Dusun Ani ke Dusun Pawai.

Baca Juga :  Hadapi Pilkada, DPP Partai Golkar Sebut Tidak Ada Lagi Penjaringan di Daerah

 

Menurut beberapa keterangan warga yang di himpun media ini sebelum terjadi perkelahian antara dua kelompok, di pertengahan bulan puasa sampai di penghujung bulan puasa ada oknum balapan liar yang menggunakan motor kenalpot resing selalu gonggong di depan mesjid.

 

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Hadiri Peluncuran Aplikasi Centurion-21

Kelompok tersebut memiliki pangkalan balapan liar di unjung kampong dan mereka balapan di tengah malam, hal ini tentu sangat mengganggu kenyamanan warga akan tetapi sejak kejadian ini belum ada pihak keamanan yang datang melarang.

 

Atas peristiwa ini, masyarakat meminta kepada Kapolres Kabupaten seram bagian barat dapat melakukan razia kendaraan yang menggunakan kanalpot resing, masyarakat juga berharap tidak lagi terjadi perkelahian antar kelompok yang merugikan masyarakat umum.tutup.20.03.2026.(LDR)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!