DaerahNasionalPeristiwa

Seleksi Direktur Air Limbah Tirtanadi Diduga Sarat Kepentingan, KAPIR: Jangan Jadikan Jabatan Bancakan!

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Medan, Tujuhsatu.com : Seleksi Direktur Air Limbah di Perumda Tirtanadi Sumatera Utara kini disorot tajam publik. Wakil Ketua Koalisi Pemerhati Indonesia Raya (KAPIR), Rahmat Situmorang, menegaskan agar jangan ada permainan kotor yang justru menodai marwah lembaga daerah. Ia menuding, aroma kepentingan kelompok dan permainan sebelah mata mulai tercium dalam proses seleksi ini.

“Jabatan strategis seperti Direktur Air Limbah jangan sampai jadi bancakan. Ini menyangkut hajat hidup masyarakat. Kalau yang dipilih bukan orang yang profesional, tapi karena kedekatan dan kepentingan, maka rakyat yang akan menanggung akibatnya,” tegas Rahmat dengan nada keras.

Baca Juga :  Warga Binaan Rutan Kelas I Medan Ikuti Upacara Pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bakti Pemasyarakatan Tahun 2025

Ia menyatakan, publik berhak tahu siapa saja yang lolos seleksi, apa dasar penilaiannya, dan bagaimana proses pengambilan keputusan dilakukan. Ketertutupan hanya akan menimbulkan dugaan adanya intervensi politik dan permainan elit. “Kalau tidak transparan, jangan salahkan publik bila muncul kecurigaan. Apalagi, isu permainan mata sudah berhembus ke luar,” katanya.

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Hadiri Apel Akbar 4.000 Anggota Linmas di Bandar Lampung

Rahmat juga memperingatkan Gubernur Sumatera Utara agar tidak membiarkan proses seleksi ini jadi ajang kompromi. Menurutnya, bila gubernur diam, masyarakat bisa saja menilai bahwa permainan itu mendapat restu dari atas. “Ini bukan sekadar soal jabatan, tapi menyangkut nama baik gubernur. Kalau prosesnya busuk, maka citra gubernur juga ikut rusak,” ungkapnya.

Lebih jauh, Rahmat menegaskan bahwa KAPIR siap turun langsung mengawal dan membongkar setiap dugaan permainan dalam seleksi ini. Ia mengingatkan bahwa rakyat Sumatera Utara sudah muak dengan praktik ‘jual beli jabatan’ yang kerap menghantui birokrasi.

Baca Juga :  Luar Biasa!!, Pelari Nella Persembahkan 3 Emas Untuk Sumut di PON XXI Perdananya

“Kami tidak akan tinggal diam. Kalau ada indikasi permainan, kami pastikan akan kami buka ke publik. Jangan coba-coba main kotor. Kami di KAPIR berdiri di barisan rakyat untuk memastikan proses ini benar-benar bersih dan transparan,” tutupnya dengan lantang. (Tim)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!