TNI - POLRI

Kapolrestabes Medan Diminta Masyarakat Segera Tangkap Bandar Judi Dadu di Cafe Terbul Bar & Lounge

MEDAN – Tujuhsatu.com – Judi Dadu Kopyok di Cafe (Terbul Bar & Lounge) Kecamatan Pancur Batu masih tetap beroperasi meski sudah selalu di beritakan dengan bantahan-bantahan yang tidak ada barbut di lokasi, Jelas media yang membantah pemberitaan itu dinilai tidak komitmen dengan UU PERS

Dari narasumber (Ipeng) juga pemain dadu di lokasi itu jelas A1 lapak dadu tetap berjalan mulus meski sudah sering di lakukan dokumentasi dari pihak APH Pancur Batu. ” Gak heran bang kalau media ribut orang Polsek Poto-poto lokasi dokumentasi ke atasan katanya, jadi udah gak usah heran bang lapak dadu tetap berjalan itu di samping cafe Terbul”. Ungkap Ipeng

Baca Juga :  Berikut Hasil Rikmin Tahap I Penerimaan Polri TA 2023 Yang Diumumkan Pabanrim Polres Tulang Bawang

warga di sekitaran lokasi juga mengungkapkan kekesalannya terhadap Aparat Penegak Hukum yang tidak konsisten dalam melaksanakan tugas sumpahnya sebagai memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; menegakkan hukum; dan. memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  KEPOLISIAN RESOR PURWAKARTA SEKSI HUBUNGAN MASYARAKAT Wakapolres Purwakarta Lakukan Pengecekan Ruang Tahanan, Ini Tuanya.

Dari hasil penelusuran media beberapa Warga sekitar lokasi perjudian dadu kopyok itu meminta bapak Kapolrestabes Medan Kombes Pol VALENTINO ALFA TATAREDA untuk segera memerintahkan jajarannya menangkap para panitia dan menutup judi dadu kopyok di Kp. Tengah, Kec. Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20353.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Gugatan BPRPI Ke Endi Bakhtiar Dan Suprapto Masalah Hunian Warga BPRPI Desa Sampali

Kapolsek Pancur Batu Kompol NOORMAN HARYANTO HASUDUNGAN S.ik,M.I K. Sudah menegaskan akan menangkap para bandar judi yang membandel di Cafe Terbul Pancur Batu.

Penyakit masyarakat ini perlu ditangani dengan serius oleh Polisi dan TNI agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar lagi di tengah-tengah masyarakat. (BS/tim)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!