DaerahNasionalPeristiwa

Inspektorat di minta turun kelokasi bendungan rusak sungai besar Dusun laala desa loki Huamual

Klik Untuk Mendengarkan Berita

SBB-//-Tujuhsatu.com-//-Proyek bendungan sungai besar Dusun La Ala yang baru di bangun 12 Maret 2025 – 31 Desember 2025, Dana Kementerian pekerjaan umum direktorat jenderal sungai maluku SNVT PJSA Maluku

Paket Pekerjaan pembangunan pengendali banjir kabupaten seram bagian barat (Tahap ll) :2 unit; 0,05 juta M3;F; K;SYC

Menurut sumber, besar anggaran proyek ini tiga puluh miliar lebih tetapi belum cukup untuk memberi rasa nyaman kepada warga setempat karena belum genap setahun proyek ini suda rusak, banyak beton penahan air ambruk, bendungan penuh dengan material hingga tidak berfungsi lagi.

Baca Juga :  Gudang SIONG Andre Sinaga Disorot, BBM Subsidi Diduga Masuk Gudang — Ke Mana Alirannya?

Pemilik
PT. Naga Sakti Kontruksi ataupun Kontraktor yang menangani proyek tersebut belum dapat di hubungi oleh media ini untuk di kabarkarkan bahwa bendungan yang di bangun bulan lalu saat ini suda rusak dan tidak berfungsi lagi mohon untuk di lakukan perbaikan jika masi memiliki masa pemeliharaan.

Sebab pekerjaan proyek tersebut belum lama selesai, menurut keterangan warga setempat dalam bulan puasa kemarin tahun 2026 ini masi dalam aktifitas pekerjaan.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Kasus Doris dan Riris Marpaung: Jaksa Tuntut 4 Bulan Penjara, Keluarga Minta Keadilan

Masyarskat yang mengetahui kerusakan bendungan ini sedang mengalami kecewa berat karena menggunakan uang negara yang nilainya cukup besar belum di nikmati suda rusak.

Mereka mengutarakan rasa kecemasan yang besar tidak berfungsinya bendungan dikuwatirkan musim hujan datang banjir masuk kedalam pemukiman warga dan mengancam hanyut seperti tahun lalu.

Menurut sumber ini, sesuai hasil rapat di balai dusun saat itu bendungan saat ini bukan di bangun di tempat itu tetapi di dua debit air bagian bawah yang volumenya besar, rencana saat itu panjang bendungan yang akan di bangun seratus meter lebih tetapi perkiraan saat ini tidak cukup.

Baca Juga :  Seleksi Direktur Air Limbah Tirtanadi Diduga Sarat Kepentingan, KAPIR: Jangan Jadikan Jabatan Bancakan!

Sumber berharap proyek ini dapat di bangun kembali agar bisa berfungsi dan dapat bermanfaat bagi warga setempat, inspektorat di minta untuk turun kelokasi bendungan rusak dan DPRD di minta memanggil pemilik PT. Naga Sakti Kontruksi dan kontraktornya untuk mempertanggung jawabkan pekerjaanya.Tutup.26.04.2026.(KM)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!