Politik

Harap Tercipta Pemilu Damai 2024, PDOMS Ajak Masyarakat Hindari Penyebaran Berita Hoax dan Politik Identitas

Harap Tercipta Pemilu Damai 2024, PDOMS Ajak Masyarakat Hindari Penyebaran Berita Hoax dan Politik Identitas
Harap Tercipta Pemilu Damai 2024, PDOMS Ajak Masyarakat Hindari Penyebaran Berita Hoax dan Politik Identitas

Tujuhsatu.com – Jelang tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Ketua Perhimpunan Driver Online Medan Sekitar (PDOMS), zahril Telaumbanua, meminta seluruh masyarakat ojek online (ojol) Indonesia dan terlebih kepada masyarakat ojol Sumatera Utara untuk menghindari penyebaran berita hoax dan politik identitas, demi terciptanya Pemilu damai tanpa perpecahan.

Hal ini disampaikannya saat ditemui di sekretariat PDOMS Jl. Pabrik Tenun, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Senin (11/12/2023).

POhada kesempatan itu, sebagai upaya agar terciptanya kestabilan ketentraman dan kelancaran Pemilu, Zahril Telaumbanua dengan tegas mengajak masyarakat ojol Sumatera Utara untuk bijak dalam menggunakan media sosial dalam menerima dan menyikapi informasi sehingga tidak termakan isu yang membawa keresahan di masyarakat.

Baca Juga :  Ketua Kelompok Juli Tani Himbau Tidak Terpancing Hoax Pemilu 2024

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Cooling System. Kemudian pada kesempatan ini juga saya mengajak masyarakat ojol untuk kedepannya sebagai pemilih tetap yang baik dapat menciptakan suasana kondusif guna terciptanya Pemilu Damai Tahun 2024 dan menghindari terjadinya penyebaran berita hoax serta politik identitas,” kata Ketua PDOMS.

Selain itu, Ia berharap adanya program-program Pemerintah yang disusun dengan perencanaan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta dapat menggerakkan perekonomian pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terutama pada UMKM yang menjadi shelter / basecamp ojol.

Baca Juga :  Ketua Karang Taruna DKI Muhammad Mul, S.I.P Putra Daerah Penjaringan Berjiwa Sosial & Berdedikasi Maju sebagai Caleg DPRD Gerinda DKI Jakarta

“Khusus untuk masyarakat pelaksanaan kegiatan ojol sesuai dengan program Pemerintah berdasarkan regulasi transportasi online yang berkaitan dengan kemitraan ojol, penyampai barang maupun penumpang sampai pada tujuan adalah suatu program yang terencana yang memang telah dipersiapkan dengan baik, tujuan utama adalah masyarakat dapat menikmati efisiensi waktu serta terjangkaunya tarif ojol yang disadari saat ini memang masyarakat ojol mengalami penurunan pendapatan karena semua adalah dampak dari pada ekonomi global,” sebutnya.

Baca Juga :  Dukung Pemilu Damai 2024, Ponpes Al-Hidayah Gelar Diskusi Kebhinekaan

Menurutnya, saat ini salah satu peran Pemerintah yang dapat dilakukan untuk mendongkrak kestabilan tarif ojol adalah melakukan kontrol dan pengawasan dengan menggandeng pihak Aplikator dan stakeholder ojol.

Lebih lanjut, Ketua PDOMS meminta anggotanya untuk mengedepankan dialog interaktif dengan pihak Aplikator dalam mencari solusi yang dihadapi rekan-rekan ojol sehingga tidak harus melakukan aksi unjuk rasa dalam penyampaian aspirasi ojol.

“Untuk masyarakat pelaksana ojol, agar selalu mengedepankan keselamatan saat berkendara di jalan raya dengan mematuhi rambu-rambu berlalu lintas dan menggunakan helm serta jaket ojol,” pungkasnya.

Berita Terkait

Back to top button
Don`t copy text!