DaerahNasionalPeristiwa

Penyebab kecelakaan besar yang menyebabkan banyak korban di picu karena taxi hijau menerobos palang pintu kereta api.

Klik Untuk Mendengarkan Berita

BEKASI,Tujuhsatu.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjelaskan dugaan awal mula penyebab kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, Senin (27/4) malam.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, kecelakaan yang terjadi di sekitar Stasiun Bekasi Timur dimulai dengan adanya kejadian temper taksi listrik hijau atau dikenal dengan Green SM di perlintasan sebidang JPL 85.

Baca Juga :  Ketua Umum TKN Kompas Menduga Walikota Medan Tidak Hentikan Kafe Ilegal di Lahan Eks Aksara, Pedagang Terlantar Menjerit

“Ini kami curigai membuat sistem perkeretapian di Stasiun Bekasi Timur terganggu,” katanya, Selasa (28/4).

Dia menyerahkan investigasi lebih lanjut kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mencari tahu penyebab kecelakaan secara lebih detail.

Sementara itu, lewat pernyataan resminya, Green SM Indonesia menyebut, perusahaan memberikan perhatian serius atas insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 yang melibatkan satu unit kendaraan Green SM dan kereta yang sedang melintas.

Baca Juga :  Ketua LSM Penjara Sumut, Adi Warman Lubis menyoroti atas keluhan Winda Savira selaku mahasiswi uisu yang di gagalkan mengikuti yudisium

“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” ujar manajemen Green SM melalui akun Instagram @id.greensm dikutip Selasa (28/4).

Baca Juga :  Sah! Bobby Nasution–Surya Resmi Jadi Gubernur dan Wagub Sumut, Pelantikan 20 Februari 2025

Lebih lanjut, perseroan menegaskan, tetap berkomitmen menjaga standar keselamatan tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

“Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi,” pungkasnya

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!