DaerahNasionalPeristiwa

Bangunan Ilegal di Marelan Asri Tak Ditindak, Ketum TKN Kompas Nusantara Akan Turun Aksi Damai di Depan Wali Kota dan DPRD Medan

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Medan, Tujuhsatu.com ; Persoalan bangunan tiga lantai tanpa izin resmi di Komplek Marelan Asri Residence, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, semakin memanas. Selain merusak rumah warga, proyek ilegal tersebut juga telah menyebabkan kerusakan parah pada rumah pribadi Ketua Umum TKN Kompas Nusantara sekaligus Ketum Pagar UNRI Prabowo-Gibran untuk Negara Republik Indonesia, Adi Warman Lubis.

“Bangunan ini jelas melanggar aturan. Tidak punya PBG dan AMDAL. Rumah saya rusak: tembok retak, plafon roboh, atap bocor. Rumah warga lain juga alami hal yang sama. Pemerintah jangan diam,” tegas Adi Warman Lubis, Selasa (22/7/2025).

Baca Juga :  Pengguna Jalan Keluhkan Aksi Unras Ilegal Yang Dipimpin Istri DPO LS, Sebabkan Kemacetan Hampir 1 Km

Atas kejadian tersebut, Adi Warman telah melaporkan kasus ini secara resmi ke Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan. Ia juga telah menyurati Wali Kota Medan, DPRD Kota Medan, Dinas Perkim, Satpol PP, dan Kejati Sumut, meminta agar bangunan tanpa izin tersebut segera dibongkar.

Baca Juga :  Ane Vijay Akan Laporkan Sekdes Helvetia Ke Polisi Di Sebut SKT Tidak Berlaku.

Namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

“Jika tidak ada tindakan tegas dari Pemko Medan, DPRD, Dinas Perkim, dan Satpol PP, saya bersama warga siap turun aksi damai langsung ke kantor Wali Kota Medan, DPRD Medan, hingga instansi terkait lainnya. Ini bentuk perlawanan kami terhadap mafia bangunan,” tegas Adi Warman.

Baca Juga :  Polresta Bandar Lampung Gelar Apel Polisi RW Tingkat Kota Bandar Lampung

Ia menegaskan, perjuangan ini bukan demi kepentingan pribadi, melainkan demi keadilan untuk masyarakat yang dirugikan.

“Jangan biarkan hukum di Medan kalah oleh pengembang ilegal. Jika aksi damai pun tak dihiraukan, saya akan lanjutkan sampai ke Polda Sumut bahkan pusat. Tidak ada tempat bagi mafia bangunan di kota ini,” tutupnya. (Ahmad)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!