
MEDAN, Tujuhsatu.com– Guntur Syahputra kembali memperoleh kepercayaan penuh dari seluruh kader untuk memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai periode 2026–2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) yang berlangsung di Wisma Menteng Indah, Kota Medan, dalam suasana penuh kekeluargaan, demokratis, dan semangat persatuan.
Terpilihnya kembali Guntur Syahputra menjadi cerminan kuatnya dukungan kader atas kepemimpinan yang dinilai mampu menjaga soliditas organisasi, mempererat persaudaraan antarkader, serta menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Medan Denai.
Musyawarah tersebut dibuka secara resmi oleh Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Medan yang diwakili Wakil Ketua MPC, Johan Siregar. Dalam sambutannya, Johan menegaskan bahwa Pemuda Pancasila harus terus bertransformasi menjadi organisasi kemasyarakatan yang modern, berintegritas, serta mampu melahirkan kader-kader yang cerdas, beretika, dan menjadi solusi di tengah masyarakat.
“Pemuda Pancasila adalah organisasi kemasyarakatan yang harus hadir memberi manfaat. Jika masih ada stigma negatif, mari kita jawab dengan karya nyata. Jadilah kader yang intelektual, berpendidikan, santun, serta mampu menjadi pelopor dalam menjaga persatuan dan membantu masyarakat, bukan menjadi sosok yang ditakuti,” tegas Johan Siregar.
Ia juga meminta seluruh jajaran pengurus PAC Medan Denai yang baru untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pembinaan hingga tingkat Ranting dan Anak Ranting, serta menjaga kekompakan sebagai modal utama membesarkan organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Johan kembali mengingatkan komitmen tegas Pemuda Pancasila Sumatera Utara dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, organisasi mendukung penuh langkah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara dalam memberantas peredaran gelap narkoba.
“Pemuda Pancasila tidak memberikan ruang bagi kader yang terlibat narkoba. Siapa pun yang terbukti menjadi pengguna, pengedar, apalagi bandar, harus siap keluar dari organisasi. Pemuda Pancasila harus menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” ujarnya dengan tegas.
RPP PAC Pemuda Pancasila Medan Denai turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Medan Denai, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan kader Pemuda Pancasila. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bukti eratnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Dukungan yang diberikan para pemangku kepentingan juga menjadi motivasi bagi kepengurusan baru untuk terus meningkatkan peran Pemuda Pancasila sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan, kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai terpilih, Guntur Syahputra mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menyebut amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab.
“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi merupakan kepercayaan besar yang wajib saya pertanggungjawabkan. Saya mengajak seluruh kader untuk tetap solid, menjaga persaudaraan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial, kegiatan kemanusiaan, dan pengabdian nyata. Bersama kita akan membawa PAC Pemuda Pancasila Medan Denai menjadi organisasi yang semakin maju, humanis, bermartabat, dan dicintai masyarakat,” ujar Guntur.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan Muspika Medan Denai, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif.
Dengan terpilihnya kembali Guntur Syahputra secara aklamasi, diharapkan PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai semakin kokoh sebagai organisasi yang mampu melahirkan kader-kader berkualitas, berintegritas, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
(Tim)



