DaerahNasionalPeristiwaPolitik

Agit Wisnu Hartono Resmi Nakhodai Pemuda Muhammadiyah Purwakarta 2026–2030, Bawa Spirit Pembaruan

Klik Untuk Mendengarkan Berita

PURWAKARTA,Tujuhsatu.com — Tongkat estafet kepemimpinan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Purwakarta resmi berganti. Agit Wisnu Hartono kini dipercaya menakhodai organisasi kepemudaan ini untuk periode 2026–2030. Dinamika pemilihannya berjalan demokratis; para peserta musyawarah memilih sembilan anggota formatur, yang kemudian bersepakat memberikan mandat ketua kepada Agit. Terpilihnya Agit diyakini menjadi angin segar sekaligus momentum untuk makin memperkuat peran anak muda dalam ranah dakwah, pengabdian sosial, dan pembangunan masyarakat.

 

Menyikapi amanah barunya, Agit tak lupa memberikan apresiasi khusus kepada para pendahulunya yang telah konsisten merawat organisasi. “Pertama, saya berterima kasih kepada pimpinan periode sebelumnya, terutama Kang Cecep dan Kang Elan yang sudah berusaha menjaga dan mempertahankan perjuangan Pemuda Muhammadiyah di Purwakarta,” ungkap Agit.

Baca Juga :  Aman Sumut Gelar Diskusi Publik Bersama CSO, Minta DPRD Sumut Segera Sahkan Perda Masyarakat Adat

 

Mengedepankan semangat kerja kolektif, arah gerak organisasi ini akan dikawal bersama Ahmad Firman sebagai Sekretaris dan Tarikh Akbar di posisi Bendahara. Sinergi kepemimpinan ini diharapkan menjadi motor penggerak untuk merapatkan barisan pimpinan, memperkuat konsolidasi, dan melahirkan program-program yang manfaatnya langsung dirasakan oleh warga Purwakarta.

Baca Juga :  Dukung Program Jaga Desa, Kajati Sumatera Utara Dampingi Jaksa Agung Muda Intelijen Pada Kegiatan Pengukuhan Pengurus DPD Dan DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional Se Sumatera Utara

 

Namun, sebelum melangkah terlalu jauh keluar, Agit menegaskan bahwa pembenahan dan penguatan internal adalah kunci utamanya. “PR kita sekarang adalah perkaderan, saya akan fokus di sana,” tegasnya.

 

Langkah konkret dari perkaderan yang dimaksud Agit tidak sebatas pada pergantian wajah di struktur kepengurusan. Fokus utamanya adalah memasifkan regenerasi dengan merangkul kader-kader baru yang segar dan potensial, sekaligus menggenjot program pemberdayaan ekonomi agar para kader Pemuda Muhammadiyah memiliki kemandirian finansial dalam bergerak.

 

Membawa napas pembaruan yang luwes namun terarah, kepemimpinan baru ini tetap berpijak kokoh pada nilai-nilai Islam dan marwah persyarikatan. Mengusung spirit “Menggembirakan Dakwah”, Pemuda Muhammadiyah Purwakarta didorong untuk tidak sekadar eksis, tapi berani ambil bagian dalam menjawab tantangan zaman melalui gerakan yang mencerahkan, solidaritas antarkader, hingga perluasan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga :  Kenalan di Media Sosial Berujung Petaka, Mahasiswi Kehilangan Motor dan Ponsel Usai Diajak ke Kos

 

Terpilihnya kepengurusan baru ini jelas bukan sekadar rutinitas pergantian ketua, melainkan babak baru. Ini adalah energi segar bagi pemuda untuk terus membangun peradaban, memajukan persyarikatan, serta menebar kebermanfaatan seluas-luasnya bagi umat dan bangsa.

 

(Bang Zem)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!