DaerahPendidikan

WORKSHOP PEMBUATAN ECO ENZYME & PESTISIDA ORGANIK Penguatan Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Masyarakat

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Tujuhsatu.com Mahasiswa KKN STIES Indonesia Purwakarta kelompok 7 yang bertugas di Desa Ciparungsari Kecamatan Cibatu, mengadakan kegiatan Workshop Pembuatan Eco Enzyme & Pestisida Organik pada hari Minggu, 18 Februari 2024, dengan tema Penguatan Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Masyarakat.

WORKSHOP PEMBUATAN ECO ENZYME & PESTISIDA ORGANIKPenguatan Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Masyarakat
WORKSHOP PEMBUATAN ECO ENZYME & PESTISIDA ORGANIK
Penguatan Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Masyarakat

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi limbah sampah rumah tangga, meminimalisir pengeluaran dan ramah lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat Desa Ciparungsari terutama ibu-ibu rumah tangga karena berkaitan dengan limbah rumah tangga ibu-ibu yang lebih paham akan hal itu.

Baca Juga :  AMPP Berunjuk Rasa di Mabes Polri, Tolak Banding dan Tuntut Proses Pidana Dedi Kurniawan

Apa itu Eco-enzyme? Eco-enzyme adalah ekstrak cairan yang dihasilkan dari fermentasi sisa sayuran dan buah-buahan dengan substrat gula merah, gula pasir, atau molase. Sedangkan pestisida organik atau biopestisida adalah bahan yang berasal dari alam, seperti tumbuh-tumbuhan yang digunakan untuk mengendalikan OPT (Organisme Penggangu Tanaman) atau hama.

Umar Majid, selaku ketua pelaksana menyampaikan rasa syukur, atas terselenggaranya kegiatan Workshop ini serta harapan dan ucapan terima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam acara ini.

Baca Juga :  Security PT Lingkar Persada Usir Wartawan Ketika Dikonfirmasi Soal Proyek Stadion Teladan

“Alhamdulillah atas berkat Rahmat Allah SWT, saya bersyukur atas terselenggaranya kegiatan Workshop Pembuatan Eco Enzyme Pestisida Organik dengan tema Penguatan Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Masyarakat. Acara ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat untuk mensosialisasikan terkait pengolahan limbah makanan menjadi pupuk buatan demi kesuburan tanaman dengan tujuan, untuk meminimalisir pengeluaran serta dapat memanfaatkan sisa makanan agar tidak dibuang begitu saja. Semoga dengan mengikuti acara ini, kita dapat menambah wawasan serta keterampilan dalam mengolah limbah menjadi pupuk yang dapat bermanfaat serta ramah lingkungan” begitu ujarnya.

Baca Juga :  Kasrem 043/Gatam Hadiri Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI Ke-79 Tahun 2025

“Untuk kedepannya mungkin kita bisa mencari inovasi inovasi baru yang membuat minimnya pengeluaran limbah tangga di kehidupan sehari hari” Tambah Irfan Buek selaku kepala suku kelompok 7 Adapun benefit yang mereka dapatkan setelah mengikuti kegiatan Workshop yang dilaksanakan selain membahas tentang pembuatan Eco Enzyme & Pestisida Organik mereka juga mendapatkan bibit tanaman sayur, snack dan cairan Eco Enzyme & Pestisida Organik.

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!