
Tuding Maling …!!! Maling Yang di Tuding Membantah …!!!. Di Panti Asuhan Anak Terang Dunia.
HELVETIA – Tujuhsatu.com. – salah satu seorang warga di Jalan serbaguna Ujung Dusun IV Desa Helvetia Kab Deli Serdang, 13-08-2026. Pada kejadian melihat maling kemudian awak media mempertanyakan sama yang melihat kejadian bernisial YB, (37) dan diduga Pelaku yang di tuding membantah pencurian di Panti asuhan anak terang Dunia tersebut, yang bernisial Us (24) sehingga menurut informasi istri pemilik Panti Asuhan anak Terang Dunia membuat laporan ke pihak kepolisian pada 10-08-2026, ucap YB, dan saat awak media mempertanyakan kepada seseorang yang tidak bisa di sebutkan namanya “Katanya tidak Tau lapor kemana entah di Polsek atau Polres” Ucapnya.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, persoalan tersebut kemudian menjadi perhatian warga sekitar. Istri pemilik panti asuhan disebut telah membuat laporan kepada pihak kepolisian, meskipun hingga berita ini ditayangkan belum diperoleh kepastian mengenai laporan tersebut dibuat di Polsek atau Polres.
Saat diwawancarai sekitar pukul 13.31 WIB, YB (37) menceritakan kronologi yang menurut keterangannya terjadi di sekitar Panti Asuhan Anak Terang Dunia.
Menurut YB (37), seorang pria yang disebut Us (24) masuk ke area panti asuhan, sementara istrinya menunggu di jembatan kayu yang berada tidak jauh dari lokasi panti. Ketika sebuah freezer diduga hendak dikeluarkan dari area panti, istri Us (24) mengatakan, “Ada orang, ada orang.”
YB (37) kemudian mendatangi lokasi dan menurut keterangannya Us (24) langsung pergi. Saat freezer tersebut sedang dipegang atau hendak dikeluarkan, Us (24) disebut melewati bagian samping belakang.
YB (37) mengatakan dirinya awalnya berada seorang diri di lokasi. Ia kemudian berteriak meminta bantuan dan menyebut kata “maling”, hingga beberapa warga datang ke lokasi.
Dalam keterangannya, YB (37) juga menyebut sempat terjadi perdebatan mengenai sebuah gerobak yang menurut Us (24) merupakan milik mertuanya.
YB (37) mengatakan bahwa dirinya kemudian mempertanyakan siapa pelaku pencurian tersebut. Menurut pengakuannya, ia menyebut bahwa orang yang ditudingnya adalah pasangan suami istri tersebut.
Tidak lama kemudian, menurut YB (37), istri si US yang dituding tersebut datang ke rumahnya YB dan meminta maaf. YB (37) juga menyatakan bahwa dirinya memiliki rekaman terkait percakapan yang terjadi.
Sementara itu, Us (24), yang disebut-sebut sebagai pihak yang dituding sebagai maling, membantah tuduhan tersebut.
Menurut Us, kejadian berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB. Saat US itu dirinya sedang mandi di rumah.
Dan US (24) kemudian mengaku keluar dari rumah setelah mendengar teriakan “maling”. Ia mengatakan bahwa dirinya justru diminta untuk ikut menjaga orang yang disebut sebagai maling bersama Opung istri Opung Torus.
“Dari mana saya dituduhnya maling di situ? Dalam kondisi itu pun saya jaga maling,” ujar Us (24) sebagaimana keterangannya kepada awak media.
Ketika ditanya mengenai keberadaan gerobak milik mertuanya di lokasi YB (37),
Us (24) mengaku tidak mengetahui bagaimana gerobak tersebut bisa berada di sana. Menurutnya, gerobak tersebut biasanya diletakkan di depan rumah.
Awak media juga meminta keterangan dari Opung istri Opung Torus. Ia mengatakan bahwa dirinya menjaga orang yang disebut sebagai maling diduga menantunya, (BG)
Saat ditanya mengapa Us (24) disebut sebagai maling, Opung istri Opung Torus menjawab bahwa hal tersebut karena Us (24) disebut lari dari lokasi.
Mengenai gerobak milik BG (mertua dari US) yang berada di sekitar Panti Asuhan Anak Terang Dunia, Opung istri Opung Torus mengatakan bahwa gerobak tersebut sudah berada di samping panti dan kemudian digunakan sebagai barang bukti. Padahal seharusnya pihak yang berwewenang yang mengamankan barang Bukti tersebut.
Keberadaan gerobak tersebut menjadi salah satu hal yang dipertanyakan dalam persoalan ini. Pasalnya, menurut keterangan Us (24), gerobak tersebut biasanya berada di depan rumah.
Selain itu, dipertanyakan pula bagaimana gerobak tersebut dapat berada di samping panti asuhan dan kemudian terdapat sebuah freezer di atasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, informasi mengenai dugaan pencurian tersebut masih berasal dari keterangan sejumlah pihak yang diwawancarai awak media. Belum diperoleh klarifikasi resmi dari pihak Desa Helvetia, Kepling setempat, maupun pihak kepolisian mengenai status laporan, pemeriksaan saksi, serta apakah freezer dan gerobak tersebut telah ditetapkan sebagai barang bukti secara resmi.
Awak media juga belum memperoleh keterangan resmi dari pemilik Panti Asuhan Anak Terang Dunia maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam kronologi untuk mengonfirmasi seluruh tuduhan dan bantahan tersebut.
Berita ini ditayangkan untuk memberikan ruang informasi berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, sekaligus menunggu klarifikasi dan penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait.
((M.Muhajir))



