DaerahHukum & KriminalNasionalPeristiwa

Tamparan Keras Bagi Institusi Polri Terkhusus Polda Sumut dan Polres Binjai, Arena Adu Ayam milik Codet serta Aan Tantang APH

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Binjai,Tujuhsatu.com – Codet dan Aan sepertinya kali ini membuat Polisi khususnya Polda Sumut dan Polres Binjai mati kutu dan tidak mampu melawan kehendak mereka. Ini dapat dibuktikan dengan tetap digelarnya perjudian laga ayam pada Minggu (20/9/2026).

Hal ini diketahui dengan nekatnya kedua orang tersebut mendatangkan Mr. Phuwong Farm dari Thailand ke Kota Binjai. Apalagi saat ini penantang itu telah hadir di Kota Medan dari Thailand dan diinapkan disebuah apartemen di Kota Medan.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sumut M. Faisal B. IRKH,MH Berharap Pergantian Direksi Bank Sumut Lebih Baik Lagi

Arena laga ayam yang terletak di Jalan Gunung Sinabung Binjai ini seakan mendapat restu dari institusi Polri khususnya Polda Sumut dan Polres Binjai. Ini diketahui dengan enggannya Kapolda menindak tempat tersebut walaupun telah berulangkali dikirim berita tentang adanya perjudian laga ayam itu. Sedangkan Polres Binjai yang dipimpin oleh AKBP. R. Bimo Moernanda hanya mengatakan akan menindak, sedangkan Kasat Reskrimnya AKP. Hotdiatur malah bungkam seribu bahasa.

Baca Juga :  Serunnya pilkada palas Dua pengurus DPC partai Gerindra bertarung di pilkada Padang lawas

Patut diduga adanya penerimaan sejumlah upeti agar arena tersebut tetap aman, apalagi dengan bungkamnya Polri. Sedangkan masyarakat Kota Binjai yang ditemui oleh awak media ini bernama Rudi mengatakan bahwa kalau hal ini benar – benar terjadi maka patut diduga adanya penerimaan upeti kepada APH. Sebab kalau tidak mengapa takut menindaknya

Baca Juga :  Danrem 043/Gatam Laporkan Perolehan Medali Pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut Kepada Pj. Gubernur Lampung

Sementara itu, Aan selaku pihak penyelenggara mengatakan bahwa menganggap remeh dengan adanya pemberitaan ini. Dirinya tidak takut kepada APH, karena diduga telah memberikan sejumlah setoran. Apabila hal ini benar maka institusi Polri sudah tidak dianggap oleh kedua orang ini. Demikian ujar warga Binjai itu.

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!