
Medan, Tujuhsatu.com : Upaya memperkuat perlindungan terhadap anak di tengah tantangan era digital dan meningkatnya kasus kekerasan menjadi fokus utama dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yang dilaksanakan Anggota DPRD Kota Medan sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Medan, Robi Barus, S.E., M.A.P., di Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah daerah, perwakilan Dinas Sosial, serta jajaran Forkopimcam Medan Helvetia tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dinilai memberikan ruang dialog yang efektif dalam membahas persoalan perlindungan anak yang kini menjadi perhatian serius bersama.
Dalam sosialisasi tersebut, Robi Barus menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus mendapatkan jaminan keamanan, kenyamanan, serta perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan.
Data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menunjukkan tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak. Tercatat sebanyak 132 kasus pelecehan terhadap anak telah dilaporkan, sementara sepanjang Juni 2026 terdapat 39 kasus yang masih dalam proses penanganan. Kondisi ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.
Pada sesi dialog dan tanya jawab, warga menyampaikan berbagai aspirasi kepada pemerintah. Di antaranya perlunya penyediaan layanan konseling dan pendampingan psikologis bagi anak maupun keluarga yang menjadi korban kekerasan.
Selain itu, masyarakat juga berharap adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan gawai dan akses digital bagi anak-anak guna mencegah dampak negatif perkembangan teknologi.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Robi Barus menyatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, khususnya dalam upaya melindungi anak-anak dari berbagai ancaman sosial yang semakin kompleks.
“Masukan dan keluhan masyarakat ini akan kami bawa ke forum yang lebih lanjut agar dapat ditindaklanjuti secara konkret. Pemerintah harus hadir sebagai pelayan masyarakat dan memberikan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi warga,” ujar Robi Barus.
Melalui kegiatan Sosper tersebut, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara narasumber, unsur pemerintah, dan masyarakat yang hadir. (Ahmad)



