DaerahNasionalPeristiwa

‎Publik menunggu kejaksaan piru menetapkan oknum dugaan korupsi loki kerugian 1,3M

Klik Untuk Mendengarkan Berita

‎SBB-//-Tujuhsatucom//-Kasus korupsi di indonesia terjadi di mana mana nilai kerugian Negara berfariasi banyak ditemukan di angka miliaran rupiah, meski setiap tahun

‎mereka di tangkap oleh aparat penegak hukum dan di hukum masuk ke penjara bertahun tahun tetapi belum cukup untuk menjadi pembelajaran bagi yang lain

‎Ini menandahkan bahwa hukum di indonesia tentang korupsi belum maksimal harus berlakukan hukuman mati, sebab mereka di nilai tidak takut pada penjara tidak takut pada tuhan menurut mereka yang penting korupsi.

‎Salah satu kasus dugaan korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Desa Loki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun Anggaran 2017,2018,2019 dan 2020 di laporkan ke aparat penegak hukum sejak tahun 2020 sampai detik ini pun belum ada yang di tetapkan menjadi tersangka.

‎Rencana penetapan tersangka setelah semua pajak 2017-2020 rampung ditangan kejaksaan

‎Menurut Zakarias matakena hasil ketemu dengan auditor kejaksaan tinggi maluku semua pajak dari tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020 suda rampong tinggal menunggu penetapan tersangka yang di lakukan oleh pihak kejaksaan Negeri Piru.

‎Kasus loki kalau mengacu pada hasil putusan sidang mptgr yang di dalamnya inspektorat dan sekda maka kerugian keuangan negara mencapai satu miliar tiga ratus juta (Rp.1,300,000.000) tentu di dalamnya suda ada perbuatan melawan hukum.

‎Zakarias mengatakan kerugian tersebut mungkin saja bisa berbeda naik dengan hasil pemeriksaan oleh kejaksaan, termasuk saluran air got Dusun Wailisa temuan dua ratus juta( Rp.200.000.000).

‎Zakarias meminta kepada Kejaksaan Negeri Piru memberikan kepastian hukum kepada publik tetapkan beberapa nama yang suda di kantongi sebagai penyebab kerugian keuangan negara, dirinya berharap kasus dd dan add desa Loki menjadi pembelajaran bagi yang lain, bahwa korupsi musuh negara musuhnya masyarakat.tutup Pewarta(KM) 30.04.2026.

‎ .

Baca Juga :  HUT Ke-47 FKPPI Sederhana Tapi Bermakna,H Buyung: Momentum Memperkokoh Soliditas

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!