
PURWAKARTA,Tujuhsatu.com – Lantunan sholawat bergema khidmat di Mushola Al-ikhlas, Kelurahan Purwamekar, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Warga berkumpul dengan penuh antusias di Mushola Al-Ikhlas pada sabtu malam (10/1/2026) untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H.
Dengan Tema Assholattu immaduddin
Sholat itu tiangnya Agama Acara yang bertepatan dengan tanggal 21 Rajab ini mengusung pesan mendalam: menjadikan shalat lima waktu bukan sekadar kewajiban, melainkan bukti cinta nyata atas buah hasil perjalanan suci Rasulullah SAW.
Kehadiran Tokoh dan Sinergi Masyarakat
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh
Lurah Purwamekar, Bapak Deni Rosdiana yang dalam sambutannya mengajak warga untuk terus mempererat tali silaturahmi sesama warga masyarakat lingkungan RW 07.
kemeriahan acara yang dipandu dengan apik oleh Kang Anba selaku pembawa acara.
Intisari Ceramah: Shalat sebagai “Oleh-oleh” Langit
Puncak acara diisi dengan tausiyah menyentuh dari Ustaz Apih Gozali. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar sejarah perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu ke Sidratul Muntaha.
”Buah tangan paling berharga dari perjalanan Nabi adalah perintah shalat. Maka, bukti nyata kita mencintai Nabi dan mensyukuri peristiwa Isra Mi’raj adalah dengan menjaga shalat tepat waktu,” ujar Ustaz Apih Gozali di hadapan jamaah.
Beliau juga mengingatkan bahwa kedisiplinan dalam shalat akan membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan, menciptakan masyarakat yang lebih rukun dan religius.
Suasana Khidmat di Mushola Al-Ikhlas RT17 RW07 Meskipun dilaksanakan secara sederhana di Mushola Al-Ikhlas, kekhusyukan warga tidak surut.
Kebersamaan antara Kelurahan Purwamekar, tokoh agama, dan warga terlihat jelas sepanjang acara. Peringatan ini diharapkan menjadi momentum transformasi diri bagi seluruh warga Masyarakat RW07 untuk meningkatkan kualitas ibadah di tahun 2026 ini.
( Bang Ikiw )



