DaerahNasionalUncategorized

Pemkot Bandarlampung sebut ada13 titik berpotensi alami kekeringan

 

Bandar Lampung,Tujuhsatu.com.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mengatakan ada 13 titik di enam kecamatan di kota itu berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau.

“Daerah yang rawan kesulitan air pada musim kemarau ada di enam kecamatan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandarlampung Gustriansyah di Bandarlampung, Rabu, 22 februari 2023.

Dia menyebutkan bahwa enam kecamatan yakni Panjang tiga titik, Kedaton satu titik, Kedamaian tiga titik, Sukabumi tiga titik, Tanjungkarang Timur satu titik, dan Wayhalim dua titik.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham Sumut Hadiri Upacara Hari Bhakti Imigrasi Ke-74, Perkuat dan Tingkatkan SDM

“Sekarang di Bandarlampung belum masuk ke musim kemarau. Biasanya itu di bulan enam atau tujuh seperti tahun lalu kota ini masuk musim kemarau,” kata dia.

Dia pun mengatakan bahwa guna mengantisipasi kekeringan terutama kekurangan air masyarakat pada kemarau, BPBD telah menyiapkan dua mobil suplai untuk membantu memenuhi ketersediaan air bersih.

Baca Juga :  Curhat Kamtibmas,Polresta Bandar Lampung Dengarkan Aspirasi Masyarakat Kelurahan Suka Jawa

“Tapi setiap masyarakat yang ingin dibantu air bersih harus melapor ke RT. Nanti RT memberitahu lurah, kemudian lurah yang buat surat permintaan ke BPBD baru nanti kami akan kirim bantuan air bersih,” kata dia.

Dia mengatakan bahwa untuk ketersediaan air bersihnya, Pemkot Bandarlampung juga sudah memiliki sejumlah penampungan yang berada di sejumlah kecamata dan juga di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran.

Baca Juga :  Polda Lampung pastikan video yang viral di media sosial terkait pemalakan adalah hoax

“Kami juga sudah siap dalam mengantisipasi kekeringan di kota ini dan akan selalu berkoordinasi dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Tapi untuk sekarang di belum masuk musim kemarau,”.ujarnya.Salah satu warga Bandarlampung Sukasih mengatakan, sudah sejak 2011 memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam berbagai kebutuhan dapur keluarganya.

“Yang saya tanam utamanya sayuran dan cabai. Tapi sekarang juga sudah menanam rampai dan lainnya juga,” ujarnya pula.(HMS)(***).

Berita Terkait

Back to top button
Don`t copy text!