Daerah

Pakai Molotov: Kartel Narkoba Oyok Lanjut Bakar Mobil Wartawan Tobapos, Seorang Balita Luka

*Sumatera Utara,tujuhsatu.com* Pasca penyerangan fisik oleh tiga orang diduga suruhan yang membuat wartawan media ini, Tomy Nainggolan terluka serius pada 8 Februari 2024 kemarin, kini mobilnya dibakar sekitar Pukul 3:40 wib, dini hari, Minggu (11/2/2025).

Akibatnya, mobil korban yang terparkir tepat di depan rumah ludes terbakar 100 persen, seorang balita juga ikut menjadi korban, tangannya melepuh.

Warga tetangga korban berjibaku memadamkan api dengan menyiramin pasir dan air, sekitar satu jam kemudian api padam total.

Baca Juga :  Ada Hal Baru Pada HUT RI Ke-78 di Desa Rajik dan Permis

Pembakaran mobil yang sudah tingkat serius diduga untuk membunuh satu keluarga yang didalam rumahnya, itu dilakukan dengan cara meletakkan botol berisi minyak dan ujungnya ada sumbu (molotov), sekitar 5 botol tepat di bawah tangki minyak mobil lalu dibakar.

Api yang cepat membesar langsung menghanguskan seluruh mobil disusul ledakan keras sebanyak 4 kali.

Baca Juga :  Gerak Cepat Kapolsek Medan Kota Bersama Anggotanya Amankan Tkp Kebakaran Kios Pusat Pasar Medan

Pelaku diperkirakan sebanyak 4 orang, dengan mengendarai sepeda motor, memakai helm dan masker.

Diduga kuat pembakaran dengan molov ini merupakan rentetan kejadian penganiayaan terhadap Tomy kemarin, yang diduga otak di belakangnya Oyok si bos kartel narkoba, dan kejadian ini juga dilatarbelakangi pemberitaan.

Dimana Oyok si bos narkoba telah memindahkan sarang narkoba sabu-sabu hingga ekstasi skala besar dari Gang Pantai, dekat pajak/pasar Kampung Lalang, Medan ke kawasan disebut “Lembah”, di Jalan TB Simatupang, Gang Mushola ke arah sungai, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Baca Juga :  Ketua Umum Pemantau Keuangan Negara (PKN) Apresiasi Kinerja KPK Terkait OTT di Kabupaten Sidoarjo

Dimana narkoba yang dipasok kesana diduga oleh oknum-oknum dan ada pula yang dibawa dari luar negeri (jaringan internasional), dan Lembah diperkirakan lima kali lipat besarnya dari Pantai, kiloan sabu setiap harinya bisa habis terjual di Lembah, dan sampai saat ini masih tetap aktif. (Tim)

Berita Terkait

Back to top button
Don`t copy text!