DaerahNasionalUncategorized

Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Lampung Akan Siapkan Dua Agenda Utama Di Awal 2025

Klik Untuk Mendengarkan Berita

 

Lampung,Tujuhsatu.com-

Setelah dikukuhkannya Pengurus Majelis Penyimbang Adat Lampung oleh PJ.Sekda Provinsi Lampung Fredy,dengan ketua Umum terpilih Rycko Mendoza SZP(Suttan Ratu Kaca Marga) Periode 2025-2029 di Balai Keratun pada Sabtu lalu (23/11/2024).
MPAL pada awal tahun 1025 memiliki dua agenda utama yang merupakan sinergi dengan pemerintah Provinsi Lampung.

Ketua MPAL Rycko Mendoza menjelaskan dua agenda utama itu adalah pertama,musyawarah sekaligus memberikan gelar adat kepada PJ Gubernur Lampung Samsudin beserta istrinya. Kedua MPAL memiliki agenda Blangikhan yang merupakan festival Adat Lampung menyambut bulan suci Ramadhan.

Baca Juga :  Sengketa Lahan Pergudangan Wonoayu Berakhir Damai Lewat Tabayun

Dalam agenda musyawarah itu kita akan memberikan gelar adat kepada Pak Pj Gubernur dan ibu ,itu sudah kita sepakati semua ketika ditemui paska audiensi dengan PJ Gubernur Lampung, Kamis (09/01/2025)
Salam memberikan gelar adat itu MPAL akan mengundang para tokoh adat dari Pepadun maupun Saibatin untuk kolaburasi menyiapkan gelar adat yang tepat,jelas Rycko
Jadi nanti ada tokoh adat dari Pepadun dan Saibatin yang memberikan gelar adat yang pas kepada PJ Gubernur Samsudin,jelasnya

Baca Juga :  PW IPNU Sumut Serukan Kewaspadaan terhadap TPPO Berkedok Operator Judi Online di Kamboja dan Myanmar

Tidak kalah pentingnya kita juga laporkan agenda Blangikhan menyambut Bulan Suci Ramadhan dimana penyelenggaranya MPAL dan Dinas Pariwisata,dan PJ Gubernur setuju,tambahnya
Dirinyapu mengapresiasi PJ Gubernur Lampung Samsudin yang menerima dengan baik MPAL demi terlestarinya adat Lampung
Selama 10 tahun Pemprov tidak kegiatan yang melibatkan MPAL, dengan pak PJ Gubernur ini kita difasilitasi untuk musyawarah dan kita merasa tersanjung walaupun beliau buka orang Lampung,paparnya
Ia juga menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran MPAL dalam mempersatukan elemen masyarakat demi kemajuan daerah
Saya berharap kepengurusan baru mampu menjadi penghubung antara masyarakat adat dan pemerintah,terutama dalam menyuarakan kebutuhan pembangunan yang relevan,harapnya
Dengan adanya MPAL Lampung,masyarakat Lampung dapat meletarika adat budaya setempat,yangampu menarik kunjungan para wisatawan,baik untuk berinvestasi di Lampung maupun sekedar berkunjung atau berwisata,paparnya

Baca Juga :  Kegiatan “Jumat Curhat” Kapolres Langkat dengan Para Tokoh Dusun III Desa Ara Condong di mesjid Nassim Al- Thoyba Nur.

Perlu diketahui MPAl adalah organisasi kemasyarakatan yang berperan dalam membina ,melestarikan dan memberdayakan adat istiadat masyarakat Lampung.
MPAL menjadi wadah bagi para tokoh adat di Provinsi Lampung yang bergerak di bidang kemasyarakatan,ekonomi dan budaya.(***).

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!