DaerahHukum & KriminalNasionalPeristiwa

Konflik Antarwarga Terjadi di SBB, Diduga Berawal dari Ucapan Menghina dan Aksi Ugal-ugalan

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Tujuhsatucom.Seram Bagian Barat (SBB) – Konflik antarwarga terjadi antara Dusun Ani, Desa Lokki, Kecamatan Huamual dengan warga Dusun Pawai, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada [Jumat, tanggal 20, maret]. Insiden ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman yang berawal dari ucapan yang dianggap menghina suku Buton serta aksi berkendara ugal-ugalan.

Menurut informasi yang dihimpun, ketegangan bermula ketika sejumlah warga dari Dusun Pawai diduga mengeluarkan perkataan yang menyinggung dan menghina suku Buton, termasuk istilah yang tidak pantas seperti “badaki”.

Baca Juga :  Kapolri Ingatkan Potensi Polarisasi di Pilkada Serentak 2024

 

Ucapan tersebut kemudian memicu emosi warga Dusun Ani yang merasa tidak terima, situasi semakin memanas ketika beberapa oknum dari Dusun Pawai disebut melakukan aksi berkendara secara ugal-ugalan di wilayah Dusun Ani, yang dianggap sebagai bentuk provokasi.

 

Hal ini memicu reaksi dari warga setempat hingga akhirnya terjadi bentrokan antar kedua kelompok. Kemudian ketua ikatan pelajar mahasiswa dusun Ani (IPMDA) mendesak agar pelaku segera di tangkap sebelum terjadi hal, yang tidak di inginkan.

Baca Juga :  Rapat kerja pembentukan dan pemantapan aliansi Media online jurnalinti grup.

Bentrok tersebut sempat menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat sekitar. Beberapa orang dilaporkan mengalami luka, meskipun belum ada laporan resmi terkait jumlah korban, aparat keamanan setempat segera turun tangan untuk mengendalikan situasi dan mencegah konflik meluas.

 

Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan mulai berangsur kondusif, dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian, pihak berwenang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.

Baca Juga :  Bendesa Madya MDA Tabanan Ucapkan Hari Bhayangkara ke-79: Dukung Polri Jaga Kamtibmas dan Wujudkan Indonesia Emas 2045

 

Tokoh masyarakat dari kedua bela pihak juga diharapkan dapat berperan aktif dalam meredam ketegangan serta mencari solusi damai, kasus ini masih dalam penanganan aparat, dan penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat serta memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.tutup.20.03.2026(LDK).

 

 

 

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!