DaerahHukum & KriminalNasionalPeristiwa

GEMALAB Akan Geruduk Kantor Wilayah Kemenag Sumut dan Kejati Sumut Dugaan Pungli di KUA Kampung Rakyat Labusel

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Medan, Tujuhsatu.com ; Gerakan Mahasiswa Labusel yang sering disapa dengan “GEMALAB” akan gelar aksi unjuk rasa didepan kantor wilayah kementerian agama Sumatera Utara pada hari/tanggal senin 16 Juni 2025 mendatang.

Pasalnya GEMALAB menemukan adanya Dugaan praktek Pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum KUA Kampung Rakyat yang terkordinir dan terstruktur.

Baca Juga :  Pengerusakan Plank PP Diduga Bermotif Provokasi, PAC Percut Sei Tuan Minta Polisi Bergerak Cepat

Dalam tuntutan aksi unjuk rasa yang akan di gelar GEMALAB yakni dugaan pungutan liar kepada calon pengantin “catin” hingga jutaan rupiah.

GEMALAB meminta kepada kemenag Sumut agar mengevaluasi kinerja KUA Kampung Rakyat dan Kemenag Labusel, dan meminta kepada kejati sumut agar memeriksa Kepala KUA dan kepala Kantor Kemenag Labusel.

Baca Juga :  Dodi Rikardo Sembiring, Cucu Mantan Bupati Karo Ajak Masyarakat Karo Satukan Dukungan untuk Pasangan MEDAN BERANI

Pungli bukan rejeki dan ikhlas beramal hanya kata-kata kosong yang melambangkan kementerian agama tidak memiliki makna yang baik, jika dugaan praktik pungli itu bener benar terjadi di wilayah kerja KUA Kampung Rakyat “ujar ketua GEMALAB”.

Disamping itu Aktivis sumut Arifin Rambe menuturkan “Hari ini kita di pertontonkan kedjoliman yang diduga dilakukan oleh oknum KUA yang berada dibawah Kementerian Agama, Kita tau bahwa kamenag mempunyai simbol ikhlas beramal. Yang berarti bahwa kamenag harus menjunjung tinggi norma/nilai agama. Maka dengan demikian tentu perlu evaluasi serta ditindak lanjuti. (Ahmad)

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Petisah Disorot Tajam, Adi Warman Lubis : Jangan Pedagang Jadi Korban, PUD Pasar Harus Transparan !

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!