DaerahHukum & KriminalNasionalPeristiwa

Dugaan pelecehan oleh oknum tak di kenal berakibat kerusuhan dusun olas dan katapang

Klik Untuk Mendengarkan Berita

SBB-//-Tujuhsatunet-//-Kerusuhan yang terjadi di wilayah desa loki kecamatan huamual kabupaten seram bagian barat (SBB) katapang dan Olas bermula dari dugaan korban pelecehan yang di lakukan oleh oknum tak di kenal di jalan kali mati dusun olas

Saat suami istri jalan pulang ke dusun katapang menggunakan motor roda dua pada minggu 31.05.2026.sekitar pukul:22:00 Wit.

Dugaan ini telah di laporkan ke pemerintah dusun olas pada malam hari itu juga, oleh suami korban dengan membawa puluhan masa, konsentrasi masa saat itu di tikungan olas dan di depan rumah kepala pemuda sebagian di rumah kepala Dusun olas semua menggunakan kendaraan roda dua perkiraan tiga puluh buah.

Masa yang berada di tikungan sempat membawa satu unit motor beat yang terparkir di pinggir jalan milik warga olas di dusun katapang untuk dijadikan barang bukti pelaku.

Mediasi kedua di rumah sekdus olas pada hari jumat, tanggal 05.06.2026 sekitar pukul :21:00 Wit, pemilik motor di hadirkan untuk di tanya, tetapi suami korban mengaku pemilik motor bukan pelaku karena ciri-cirinya berbeda dengan oknum yang di kenal, berarti motor yang di ambil paksa merupakan penculikan karena tidak mengetahui pemilik yang saat itu suami istri sedang menjaga durian.

Baca Juga :  Zhejiang Seaport Group Kunjungi Kuala Tanjung, Pelindo Dorong Investasi Logistik Internasional

Dalam mediasi tersebut hadir Polisi subsektor laala, babinsa dan kadus olas, dalam kesaksian warga olas, pelapor datang dengan 5 motor 10 orang serta plat Nomor polisinya di lepas dan juga membawa parang panjang dan pisau barang bukti pisau tersebut saat ini telah di amankan di salah satu rumah.

Yang menjadi pertanyaan dalam kasus pelecehan ini kejadian tanggal 31.05.2026 – jumat 5.06.2026 kenapa tidak di buatkan laporan resmi kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Polres seram bagian barat agar pelaku menjadi tanggung Polisi? Mencegah konflik.

Jika proses mediasi di lakukan lalu kemudian ada yang di peralatkan dengan alat tajam pasti suasana bisa berubah menjadi tegang persepsi akan muncul berbeda beda termasuk mencemaskan masyarakat.

Setelah proses mediasi malam itu di lakukan pelapor bersama teman temannya kembali pulang ke dusun katapang dengan pengawalan keamanan namun tiba tiba di kabarkan terjadi perkelahian sehingga mengakibatkan dua korban luka potong satu dari Dusun Katapang dan satunya lagi dari Dusun Olas.

Baca Juga :  Kasat Narkoba Polres Batu Bara Diduga Terima Setoran 2 Miliar dari Bandar Narkoba Bento

Akibat dua jatuh korban sehingga suasana menjadi tegang tidak kondusif dan keamananpun di kerahkan.

Pada sabtu 06.06.2026 jam 8:00 Wit Pihak Polres seram bagian barat telah mengadakan rapat dengan masyarakat dusun olas di balai Dusun Olas dan menghimbau agar menahan diri tidak terprofokasi dan terpancing isu isu percayakan kepada keamanan untuk menangani perkara.

Belum lama selesai rapat sekitar jam 9:20 Wit, di kabarkan satu orang masyarakat Dusun Olas Inisial LI (42) mengalami luka potong di bagian wajah
Korban di potong saat menjemput Bapaknya yang berada di kebun mengambil kebutuhan hidup, dugaan kuat dilakukan oleh oknum yang berasal dari dusun katapang, saat ini korban telah di larikan ke RSU Piru untuk di lakukan penanganan lanjut.

Menurut keterangan korban, mereka datang ke olas menggunakan dua buah motor, satu motor besar trali dan satu motor kecil

Tidak lama kemudian setelah kejadian itu di kabarkan konsentrasi masa yang berasal dari Dusun katapang mulai masuk ke wilayah dusun olas untuk menyerang masyarakat Dusun Olas tetapi mereka di halau pihak keamanan, sementara itu tanam masyarakat olas di babat habis.

Baca Juga :  Praktisi Hukum Hendrik Pakpahan,S.H mendukung dan mengapresiasi surat terbuka Riris ke Presiden

Masa yang berasal dari dusun olas yang siap melakukan perlawanan tetap siaga satu dan tidak bergerak maju tetapi membuat pertahanan

Masa dari Dusun Katapang dengan jumlah yang banyak terus memaksa masuk tetapi tidak berhasil karena terus di halau oleh pihak keamanan akibat itu tidak lama kemudian terlihat dua unit kendaraan terbakar satu mobil polisi milik polres sbb dan satu unit motor dinas milik babinkamtibmas Desa loki, di tambah satu mobil polisi yang juga milik polres sbb di rusak dan seluruh kacanya di pecahkan

Penyerangan di lakukan dari pagi sampai sore baru situasi kembali aman setelah mereka balik ke dusun katapang

Saat ini gabungan keamanan sedang berjaga jaga di lokasi kejadian mulai dari bantuan TNI, babinsa huamual,Babinkabtibmas Desa Loki, Polisi dan Brimob Polres seram bagian barat serta hadir Brimob Polda Maluku, semua memiliki senjata lengkap, masyarakat berharap peristiwa ini cepat selesai olas cinta damai dan tidak terjadi saling serang.tutup.07.06.2026.(PM).

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!