DaerahNasionalTNI - POLRI

Dari Tanah Kelahiran Untuk Adat Lampung : Pangdam XXI/RI Dianugerahi Gelar Pangeran Satria Negara

Klik Untuk Mendengarkan Berita

 

Lampung,Tujuhsatu.com,

Tradisi adat Lampung kembali menjadi perekat keberagaman. Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), resmi dianugerahi gelar adat Pangeran Satria Negara dalam prosesi Angkon Muakhi dan Khuruk Adat Lampung yang berlangsung khidmat di kediaman Suttan Rajo Putra Negara, Ansori Sabak, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Kamis (09/07/2026).

Penganugerahan tersebut menjadi simbol pengakuan masyarakat adat bahwa putra kelahiran Lampung Utara sah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat adat Lampung, khususnya Abung Siwo Migo.

Baca Juga :  BKAD melakukan inventarisasi kendaraan roda empat yang dikuasai oleh, pensiun sebanyak 23 unit dan yang dapat diambilalih dari pemegang kendaraan pada tahun 2022

Dalam prosesi adat tersebut, Pangdam XXI/RI secara resmi menerima penyematan gelar adat Pangeran Satria Negara. Penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengakuan masyarakat adat Lampung terhadap pengabdian dan keterikatan Pangdam dengan tanah kelahirannya, Lampung Utara.

Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Angkon Muakhi bukan sekadar seremonial, melainkan ikatan moral dan tanggung jawab untuk menjaga nama baik keluarga besar adat. Menurutnya, penganugerahan gelar kepada Pangdam menjadi catatan sejarah bahwa seseorang dari latar belakang suku berbeda dapat diterima dan menyatu dalam masyarakat adat Lampung.

Baca Juga :  Walikota Hj. Eva Dwiana Hadiri Acara Senandung Merajut Kebersamaan di Hibur Oleh Artis Legendaris Ibukota Atiek CB

“Beliau adalah putra Lampung Utara yang lahir dari keberagaman. Dengan prosesi ini, beliau resmi menjadi bagian dari masyarakat adat Lampung Utara, khususnya Abung Siwo Migo,” ujar Bupati.

Sementara itu, Pangdam XXI/RI menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat adat Lampung.

“Hari ini saya merasa seutuhnya menjadi orang Lampung, khususnya orang Lampung Utara. Kotabumi adalah kota yang sangat saya cintai, tempat saya dilahirkan dan tempat orang tua saya dimakamkan,” ungkap Pangdam.

Baca Juga :  Kawal Pemilu 2024 Di Desa Helvetia

Pangdam XXI/RI juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan Lampung Utara agar kembali menjadi daerah yang maju dan berdaya saing.

Prosesi pengangkatan Pangdam XXI/RI sebagai warga kehormatan adat Lampung Utara diharapkan menjadi simbol kuat persatuan dalam keberagaman serta mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam membangun Bumi Ragem Tunas Lampung.(***)(HMS).

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!