DaerahNasionalPeristiwa

Akademisi Tertarik Melihat Sikap Rico Waas Terbuka Dalam Berpikir

Klik Untuk Mendengarkan Berita

Medan, Tujuhsatu.com ; Sejumlah akademisi di kota Medan bertemu dengan Rico Waas salah satu calon walikota di pilkada Kota Medan 2024, pada Kamis.(26/9/24)

Pertemuan ini untuk mendeteksi cara berpikir Rico Waas sebagai calon pemimpin kota Medan ujar Prof. Dr. Marihot Manulang, MM.

Menurut Marihot cara berpikir sangat penting untuk diketahui publik, sehingga kita dapat memprediksi kapasitas berpikir calon pemimpin dalam membangun kota Medan dikemudian hari.

Baca Juga :  Babak Baru Gugatan IWSBC Pada Paradep Dan Wali Kota*

Hari ini saya menilai Rico Waas sebagai sosok yang mau mendengar dan mengakomodasi gagasan sekaligus juga memiliki gagasan untuk membangun kota Medan di bidang pendidikan, budaya dan merawat kebhinekaan.

Di tempat yang sama turut hadir Assoc. Prof.Dr. Rudi Salam Sinaga, M.Si akademisi yang energik dan dikenal cemerlang menganalisa situasi di arena politik menuturkan kehadiran saya disini untuk mengetahui lebih dekat cara berpikir dan cara interaksi dari Rico Waas dalam menyampaikan gagasan membangun kota Medan.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Kayu Putih, Tangkap 3 Pelaku

Diketahui Rudi menitipkan pesan kepada Rico Waas agar membentuk generasi kota Medan yg gemar belajar, gemar berolah raga dan anti narkoba ditengah pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan baik dan cepat saat ini.

Rico Waas menuturkan cara paling baik untuk membangun kota Medan di segala aspek yaitu dengan mengakomodasi gagasan dari berbagai unsur elemen masyarakat dengan cara duduk bersama memecahkan masalah sehingga akan diketahui langkah terbaik dan prioritas.

Baca Juga :  KOMANDAN GARDA KAMTIBMAS INDONESIA SUMUT SEKALIGUS KEPALA PENGAMANAN KHUSUS SUMUT FKBN KEMENTERIAN PERTAHANAN SEGERA AGAR KAPOLRES SIBOLGA JANGAN MENUTUP MATA TERKAIT JUDI

Diakhir pertemuan ini Rico Waas bersama tim Dr. Tumpal Panggabean mengucapkan terimakasih dan sangat apresiasi terhadap masukan yang diberikan para akademisi yang hadir di salah satu cafe kopi di kota Medan. (Ahmad)

Artikel Terkait

Back to top button
Don`t copy text!