
PURWAKARTA,Tujuhsatu.com — Unggahan media sosial dari Aliansi Mahasiswa Purwakarta (AMP) mendadak menjadi sorotan publik setelah melayangkan kritik tajam terhadap dugaan pelanggaran etika yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Komisi IV, Muhsin Junaedi.
Beberapa tuduhan yang mencuat mencakup dugaan keterlibatan dalam kegiatan hiburan malam bersama biduan, hubungan spesial, hingga penelantaran anak yang disinyalir lahir dari hubungan tersebut.
Pihak aliansi menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar ranah pribadi, melainkan sudah menyangkut moralitas dan integritas seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan masyarakat.
Guna menindaklanjuti isu tersebut, Aliansi Mahasiswa Purwakarta menyebarkan poster publik bertajuk
“Seruan Konsolidasi: Ketika Moral Wakil Rakyat Hilang!!” dengan pesan penegasan “Kehormatan lembaga dipertaruhkan, rakyat yang dirugikan”.
Rincian Agenda Konsolidasi Mahasiswa
Tanggal: 4 September 2026
Waktu: 18:00 WIB – Selesai
Lokasi: STAI DR. KH. EZ Muttaqien
Gerakan: #PURWAKARTA BERGERAK
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi atau klarifikasi dari pihak Muhsin Junaedi maupun pimpinan DPRD Kabupaten Purwakarta. Publik kini menanti sikap tegas dan langkah verifikasi dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Purwakarta demi menjaga marwah serta kehormatan lembaga legislatif. ( Bang Zem)



