Pendidikan

SMPN 2 Kiarapedes Tumbuhkan Kesadaran Ekologis Melalui Pembiasaan

Tujuhsatu.com – Salah satu tujuan pendidikan karakter di Kabupaten Purwakarta adalah membentuk generasi anak bangsa yang cerdas, terampil, cinta tanah dan daerahnya, mandiri serta mampu beradaptasi dengan lingkungannya menuju Profil Pelajar Pancasila. Tatanen di Bale Atikan (TdbA) adalah program gerakan pendidikaan karakter yang menumbuhkan kesadaran hidup ekologis dalam merawat dan berguru pada bumi. Salah satunya dengan memfokuskan siswa untuk lebih aktif menjaga lingkungan sekolah.

SMPN 2 Kiarapedes Purwakarta sebagai salah satu sekolah model TdBA terus berkomitmen untuk menjaga lingkungan sekolah dengan menumbuhkan pembiasaan serta menjaga kebersihan sebagai bagian dari penanaman karakter.

Baca Juga :  Rayakan Hari Polwan Ke-75, AKBP Edwar Zulkarnain Beri Kejutan Ke Srikandi Polres Purwakarta

Kepala Sekolah SMPN 2 Kiarapedes, Elya Ratna Hartawati, S.Pd,.M.M.Pd mengatakan bahwa untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian warga sekolah terhadap kebersihan lingkungan maka sekolah membuat pembiasan peduli lingkungan yang disebut “Pepeling” yang merupakan akronim dari Pelajar Peduli Lingkungan.

Diketahui bahwa luas sekolah SMPN 2 Kiarapedes adalah 6300 meter persegi, selain itu sekolah hanya mempunyai satu penjaga sekolah untuk itu dalam pengelolaan kebersihan dilakukan bersama antara siswa, guru-guru serta penjaga sekolah.

“Setiap hari sebelum kegiatan pembelajaran, ada 4-5 guru yang mendampingi siswa untuk membantu menjaga lingkungan sekolah” ungkap Elya.

Baca Juga :  Disdik Bimtek Proktor dan Teknisi ANBK SMP Tahun 2023

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kepedulian siswa dan guru terhadap lingkungan sehingga semua sudah menjadi pembiasaan yang menciptakan kebiasaan pada diri warga sekolah tersebut, siswa secara sadar akan menjaga lingkungan dari bahaya sampah, hala kecil yang dilakuakan yaitu saat melihat sampah sekecil apapun maka mereka akan secara sadar membuang pada tempatnya.

“Intinya jangan rugi meluangkan 5 -10 menit untuk peduli lingkungan dengan cara membersihkan dan menjaga kebersihannya” tegas Elya.

Baca Juga :  Dukung Pemilu Damai 2024, Ponpes Al-Hidayah Gelar Diskusi Kebhinekaan

Menurut PKS Kesiswaan, Zenal Arifin mengatakan selain meluangkan waktu sebelum pembelajaran setiap hari siswa menggarap lahan TdBA dalam waktu 30 menit. Semua memiliki kesadaran dan kepedulian kepada lingkungan sekitar.

“Jika ada kegiatan masyarakat di lapangan depan sekolah, siswa biasanya membantu membersihkan sampahnya terutama sampah plastik dan mengumpulkan sampah tersebut. Kegiatan peduli lingkungan juga menjadi inspirasi bagi siswa untuk lebih peduli dengan kebersihan dilingkungan masyarakat” ungkap Zenal.

Dengan rutinnya kegiatan kebersihan yang dilakukan membuat SMPN 2 Kiarapedes menjadi sekolah yang sangat bersih bebas sampah. (MH/Red.)

Berita Terkait

Back to top button
Don`t copy text!